Minggu, 10 Juli 2011

019-surah_maryam.mp3 - 4shared.com - penyimpanan dan berbagi-pakai file online - unduh - 019-surah_maryam.mp3

019-surah_maryam.mp3 - 4shared.com - penyimpanan dan berbagi-pakai file online - unduh - <a href="http://www.4shared.com/audio/rCvhNHgy/019-surah_maryam.html" target="_blank">019-surah_maryam.mp3</a>

Rabu, 22 Juni 2011

 

TUHAN SEKALIGUS SAHABAT DALAM HIDUP

Nama saya sari damayanti. Saya terlahir dari keluarga yang sederhana. Saya memiliki seorang ayah yang pintar beribadah dan seorang ibu yang cukup cerewet. Namun sebenarnya, ibuku adalah perempuan yang sangat bertanggungjawab atas saya dan keluarga. Dengan tulus dan segenap keikhlasan yang luar biasa, tangannya telah mengantar kami anak”nya menjadi pemikir yang cukup dewasa dalam bertindak. Meski terkadang Keluh kesah sering terdengar olehku dan saudaraku, seolah memberi tahu pada kami, yah ia ibuku, telah penat di setiap helaan napasnya. Tapi, senyum dan tawanya tak pernah berhenti mengiringi jalan hidup kami. Dekapan seorang ibu memang tak pernah kehilangan kehangatan meski anaknya kadang lupa untuk berbakti dan berbagi. Ketika saya terjatuh dan harus berjalan tertatih” dalam bingkai kehidupan. Air mata saya menetes kecil, saya mencoba mencari uluran tangan untuk mendekap saya erat” dan menunjukkan kepada saya suatu kebenaran jalan yang seharusnya. Saya masih dalam keadaan buta, tidak bisa membedakan warna” dunia dalam keabuan. Usia yang tergolong labil membuat saya kadang panik menghadapi sesuatu. Saya tertawa dan bergembira dalam bayangan ketakutan. Saya mencoba mencari sahabat saya, berharap ia bisa memberikan sedikit ketenangan di alam bawah sadar saya. Tapi, saya lupa , saya belum memiliki sahabat yang benar-benar sahabat. Semua  teman kadang datang dan pergi tanpa pamit. Hingga saya menjalani suatu hidup yang salah bersama teman” yang juga buta pada arti sebuah hidup. Seorang ibu kandunglah yang menegur saya ketika saya dalam jalan yang salah. Ibulah yang mendorong saya, membangkitkan semangat hidup saya untuk lebih baik. Ia adalah orang yang paling peduli pada keadaan seorang anak kecil. Telunjuknya telah memberikan petunjuk untuk hidup pada kami. Dekapannya telah melindungi, senyumnya telah menghiasi dan matanya tak akan berhenti mengawasi. Ibu dapat mengerti saya sangat dalam lebih dari siapapun memahami saya. Kami tersenyum dalam duka juga menangis dalam tawa bersama ibu. Takkan pernah terlupakan untuk anugerah tak ternilai. Semua yang dilakukannya terlukis di hati. Ibu, ibu, ibu seperti Tuhan dan sahabat dalam hidup saya.